Mimpi Buruk Jualan Pulsa

1 Sep 2009

jualan pulsa 9

jualan pulsa 9

Jualan Pulsa Moskow, Setengah lebih dari sekitar 10.000 orang Afrika di Moskow telah mengalami kerugian fisik eksklusif berdasarkan ras termotivasi. Jumlah, dilaporkan Moskow Organisasi Gereja Protestan (MPC), Senin, 31 Agustus, naik 60 persen. “African people bekerja atau belajar di Moskow selalu merasa takut diserang,” sebagai salah satu penelitian MFC bisnis jualan pulsa.

Selanjutnya, dua puluh lima persen dari 200 responden mengatakan mereka diserang secara fisik lebih dari sekali. Sekitar 80 persen dari mereka yang tersinggung daftar jualan pulsa.

Namun, jumlah serangan terhadap mereka dijatuhkan dibandingkan Jualan Pulsa dengan survei sebelumnya MPC tujuh tahun yang lalu.

Kesimpulan, seperti dikutip oleh BBC, yang menunjukkan laporan bahwa warga keturunan Afrika yang tinggal di Rusia selalu merasa terkepung dan ketakutan
jualan pulsa elektrik.

Kejam

Marami sa mga Afro-Amerikano respondents said subukan ang hindi nila gamitin ang Metro subway sa Moscow, mag-ingat upang maiwasan ang mga pampublikong lugar ay matao, hindi mula sa bahay sa oras ng pambansang pagdiriwang o sa mga araw na kapag ang isang football match jualan pulsa elektrik murah.

“Banyak Afrika-serangan itu direncanakan dan sangat penuh kekerasan,” laporan itu menyimpulkan bahwa MPC.

Seorang imigran dari Nigeria mengatakan bahwa dia ditikam dan ditembak berulang-ulang kembali. Afrika kata orang lain penyerang bahkan mencoba menguliti jualan pulsa paling murah.

Statistik resmi, sekitar 10.000 African people yang tinggal di Moskow. Namun, jumlah Afrika ilegal diperkirakan lebih. Sebagian besar dari mereka datang untuk alasan ekonomi.

MPC adalah sebuah organisasi Kristen dengan komunitas asing di Moskow untuk 1.962 assist Jualan Pulsa.


TAGS


-

Author

Follow Me